LOADING

100%

MANFAAT VITAMIN A UNTUK PERKEMBANGAN ANAK

Mar 12, 2018

Mom, tahukan jika bulan Febuari dan Agustus ditetapkan sebagai bula vitamin A? Pemerintahan Indonesia menjalan program untuk memenuhi kecukupan asupan vitamin A nasional, yakni Pemberian kapsul vitamin A setiap tahun untuk anak usia 6 hingga 59 bulan. Kapsul vitamin A ini diberikan dengan gratis tanpa biaya oleh pemerintah.

Pemberian kapsul vitamin A diberikan pada setiap bulan Febuari dan Agustus di Puskesmas dan Posyandu. Kapsul vitamin A memiliki 2 (dua) jenis kapsul, yaitu:

  • Kapsul biru (dosis vitamin A 100.000 IU) Untuk bayi yang berusia 6 – 11 bulan.
  • Kapsul merah (dosis vitamin A 200.000 IU) Untuk anak yang berusia 12 – 59 bulan, serta ibu yang sedang dalam masa nifas.

Dengan pemberian vitamin dosis tinggi ini berguna untuk mengurangi risiko kemantian akibat campak pada anak saat usia dibawah 2 tahun.

Apakah mengonsumsi vitamin A penting untuk bayi dan balita? Lalu seberapa pentingkah vitamin A untuk bayi dan balita?

Vitamin A terdiri dari 2 (dua) jenis, yakni retinoid yang berasal dari produk hewani, sedangkan bera karoten berasal dari tumbuh – tumbuhan. Keduanya bermanfaat untuk menjaga kesehatan mata, namun tidak hanya itu Subtansi ini memiliki manfaat untuk menjaga kekebalan serta pertumbuhan pada tubuh.

Berapa banyak kebutuhan vitamin untuk anak-anak?

  • Untuk usia 1-3 tahun, konsumsi yang direkomendasikan sekitar 300 mikrogram per hari
  • Untuk usia 4-8 tahun konsumsi yang direkomendasikan sekitar 400 mikrogram per hari
  • Untuk usia 9-13 tahun konsumsi yang direkomendasikan sekitar 600 mikrogram per hari

Untuk mengonsumsi vitamin A dapat diperoleh dari asupan makanan sehari – hari. Kandungan vitamin A dapat ditemukan pada ikan, yoghurt, hati, keju, susu, telur, susu yang rendah lemak, mentega dengan rkandungan rendah lemak, serta sereal yang sudah di fortifikasi.

Salah satu makanan sehat yang terkenal kaya akan vitamin A ialah wortel. Padahal masih banyak sayuran – sayuran selain wortel yang kaya akan vitamin A, seperti bayam, ubi, serta paprika merah.

Tidak hanya sayuran, buah –buahan terutama yang berwarna kuning juga mengandung vitamin A yang baik, seperti mangga dan pepaya.

Anak – anak yang kekurangan gizi, dapat diindentifikasi melalui ciri – ciri kekurangan vitamin A. Hal tersebut mudah dan jelas dilihat, karena efek kekurang gizi (gizi buruk) pada anak akan langsung terlihat gejala – gejala bersifat fisik.

Kebanyakan para orang tua kurang memperhatikan, bahwa anak tersebut mengalami defisiensi jumlah vitamin dalam tubuhnya. Sehingga, saat diketahui telah terlambat, serta penanganannya menjadi tidak maksimal.

Berikut beberapa tanda jika anak kekurangan vitamin A;

Penglihatan menurun

Vitamin A memiliki manfaat yang baik untuk menjaga kesehatan pada mata, sehingga dengan kekurangan asupan vitamin A pada anak akan mempengaruhi daya lihat anak. Penglihatan pada anak pun akan menurun.

Sehingga akan ada kemungkinan anak akan mengalami rabun dekat, bila kekurangan vitamin A.

Susah menyerap nutrisi

Anak yang kekurangan asupan vitamin A akan susah untuk menyerap nutrisi masuk ke dalam tubuh. Padahal penyerapan nutrisi hanya dapat dilakukan lewat serapan makanan menjadi nutrisi yang dibutuhkan. Jika tubuh kekurangan vitamin A maka salah satu risikonya fungsi penyerapan nutrisi untuk anak tumbuh lebih tinggi tidak berjalan maksimal dan anak berisiko kurang gizi.

Berat badan susah naik

Bila anak mengalami susah naik berat badan, hal ini dapat dipengaruhi kurangnya asupan vitamin A. Jika, hal tersebut terjadi pada anak bunda, sebaiknya tanyakan pada dokter apakah hal tersebut normal terjadi.

Kulit kering dan bersisik

Salah satu ciri-ciri kekurangan vitamin A pada anak dapat dilihat dari kulitnya. Jika terjadi jenis-jenis penyakit kulit pada anak seperti misalnya anak mudah dan berulang kali bersisik serta sangat kering, bisa jadi anak sedang mengalami gejala kekurangan vitamin A.

Wajah lebih letih dan lesu

Jika anak tidak tercukupi kebutuhan vitamin A pada tubuhnya, maka hal ini memicu tubuh anak untuk menampakkan wajah yang lebih cepat letih dan lesu. Sehingga jika anak sering merasa lesu seharian, periksa apakah anak kurang vitamin A.

Masalah pernafasan

Kekurangan vitamin A juga dapat membuat anak susah bernafas. Hal ini karena umumnya tubuh akan memicu terjadinya masalah penyebab sesak nafas pada bayi maupun pada anak-anak. Selain itu anak akan mudah batuk pilek serta terserang asma.

Konsentrasi berkurang

Anak yang kurang vitamin A biasanya akan berkurang konsentrasinya. Sehingga anak susah fokus dan malas belajar. Sebaiknya atasi dengan cara mendidik anak yang malas belajar.

Gejala katarak

Kekurangan vitamin A pada anak, akan berdampak buruk selain penglihatan yang buruk, anak akan mengalami gejala katarak. Sehingga penting seorang anak mengonsumsi vitamin A, yaitu Pepaya dan sayur wortel.

Dengan manfaat vitamin A yang penting untuk tumbuh kembang pada anak, sehingga perlu diperhatiak asupan anak agar tidak kekurangan vitamin A. Dan selalu pantau asupan vitamin A melakui makanan sehari – hari untuk anak.

Artikel Untuk Bunda Lainnya

Minyak Telon

Minyak Telon

Minyak Telon

Minyak Telon

Minyak Telon

Minyak Telon

Minyak Telon

Minyak Kayu Putih

Minyak Kayu Putih

Minyak Kayu Putih

Minyak Kayu Putih

Minyak Kayu Putih

Minyak Kayu Putih

Minyak Kayu Putih

Telon Lang Plus

Telon Lang Plus

Telon Lang Plus

Telon Lang Plus

Telon Lang Plus

Telon Lang Plus

Telon Lang Plus

Dipercaya Ibu

Dipercaya Ibu

Dipercaya Ibu

Dipercaya Ibu

Dipercaya Ibu

Dipercaya Ibu

Dipercaya Ibu

Dipercaya Ibu

Perlindungan 12 Jam

Perlindungan 12 Jam

Perlindungan 12 Jam

Perlindungan 12 Jam

Perlindungan 12 Jam

Perlindungan 12 Jam

Perlindungan 12 Jam

Menghangatkan Tubuh Bayi

Menghangatkan Tubuh Bayi

Menghangatkan Tubuh Bayi

Menghangatkan Tubuh Bayi

Menghangatkan Tubuh Bayi

Menghangatkan Tubuh Bayi

Menghangatkan Tubuh Bayi

Menghangatkan Tubuh Bayi

Kembali