LOADING

100%

SUPAYA BALITA TERHINDAR DARI INFLUENSA, INI TIPSNYA!

Jan 8, 2018

Pernahkah si kecil mengalami batuk pilek yang berulang-ulang? Moms pasti merasa iba melihat si kecil yang rewel karena merasa tubuhnya tidak nyaman dan aktivitasnya terganggu. Tidur tidak bisa nyenyak, bermain pun juga tidak bisa seriang biasanya. Flu atau influenza adalah infeksi virus yang menyerang sistem pernapasan (sistem yang terdiri dari hidung, tenggorokan, dan paru-paru). Gejala-gejala flu yang biasa dirasakan di antaranya adalah demam, sakit kepala, batuk-batuk, pegal-pegal, nafsu makan menurun, dan sakit tenggorokan. Banyak yang mengira flu serupa dengan pilek karena kemiripan gejalanya, namun anggapan ini tidak tepat. Jenis virus yang menyebabkan flu berbeda dengan pilek biasa. Selain itu, flu cenderung memiliki masa inkubasi yang lebih singkat dengan gejala yang lebih parah sehingga dapat menghambat rutinitas penderita. Sedangkan pilek umumnya muncul secara bertahap dengan gejala yang lebih ringan sehingga tidak terlalu berdampak kepada rutinitas penderita.

Seiring dengan perubahan cuaca yang tidak menentu, biasanya si kecil menjadi lebih rawan terserang penyakit flu. Para ahli menggolongkan penyakit influenza sebagai infeksi yang disebabkan oleh beberapa jenis virus influenza pada organ pernafasan si kecil termasuk hidung, tenggorokan, dan paru-paru. Pada kondisi akut serta tidak ditangani secara medis, flu dapat memicu komplikasi seperti pneumonia. Berikut adalah beberapa gejala jika si kecil terkena influenza :

  • Demam dengan suhu tubuh diatas 38°C
  • Kaku dan sakit otot terutama dibagian punggung, tangan, dan kaki.
  • Keringat dingin
  • Sakit kepala
  • Batuk kering
  • Hidung mampet
  • Badan lemas dan pegal-pegal

Gejala flu dapat menjadi lebih parah dan jika hal tersebut terjadi harus segera ditangani secara medis. Berikut adalah beberapa pertanda si kecil yang terkena flu dan harus segera dibawa ke dokter untuk medapatkan tindakan lebih lanjut:

  • Saat si kecil yang berusia diatas 6 bulan memiliki suhu badan 39.4°C atau lebih
  • Mengalami batuk yang tidak membaik setelah sepekan
  • Ketika si kecil mengeluh sakit di bagian telinga
  • Ketika Moms mendapati si kecil kesulitan bernafas atau nafasnya berbunyi
  • Ketika si kecil menunjukan tanda-tanda dehidrasi termasuk lemas dan tidak berdaya
  • Jika disertai dengan muntah
  • Atau jika gejala flu si kecil tidak membaik setelah 10 hari

Karena flu disebabkan oleh virus, jadi istirahat total dan mendapat asupan nutrisi yang cukup dan berimbang adalah langkah terbaik untuk perawatan di rumah. Jika diperlukan, dokter biasanya akan memberikan obat untuk meredakan gejala-gejala yang menyertai flu. Moms juga dapat mencoba meredakan gejala flu si kecil dengan bahan alami, yakni sebagai berikut :

  1. Berkumur dengan air garam. Ajarkan si kecil untuk berkumur dengan air garam. Campurkan 1 sendok teh garam dapur dengan satu gelas air matang hangat, gunakan untuk berkumur. Menurut hasil penelitian yang dipublikasikan dalan The American Journal of Preventive Medicine (2005), rajin berkumur dengan air garam dapat menurunkan resiko flu sebesar 40%.
  2. Minum banyak cairan. Berikan si kecil banyak cairan termasuk air putih, susu, teh, jus buah atau sayur, dan sup hangat. Memberikan campuran air madu dan sedikit sari jahe dipercaya dapat meredakan radang tenggorokan si buah hati yang sering muncul saat terserang flu.

Virus flu dapat menular melalui butiran liur yang dikeluarkan oleh penderita ketika bersin atau batuk. Selain itu, benda-benda yang sudah terkontaminasi virus flu juga bisa menjadi media penularan. Langkah utama untuk mencegah penyakit ini adalah dengan menjaga kebersihan. Jangan lupa untuk mencuci tangan sebelum makan. Bagi pengguna kendaraan umum, disarankan untuk memakai masker saat bepergian.

Langkah pencegahan flu lainnya adalah dengan vaksinasi. Tetapi cara ini hanya dianjurkan bagi mereka yang lebih rentan mengalami komplikasi flu. Vaksinasi tersebut dilakukan sebagai upaya untuk mencegah penyakit flu karena setiap orang berisiko untuk terkena flu. Vaksinasi influenza cukup efektif dan aman untuk memberikan perlindungan selama satu tahun terhadap serangan penyakit influenza. Meskipun demikian vaksin influenza tidak dapat diberikan kepada :

  • Anak-anak di bawah 6 bulan
  • Orang dengan alergi parah dan mengancam terhadap vaksin flu atau kandungan vaksin, seperti gelatin, antibiotik, atau kandungan lain.

Badan Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan vaksin influenza untuk:

  • Anak berusia 6 bulan hingga 5 tahun
  • Orang lanjut usia (lebih dari 65 tahun)
  • Wanita hamil
  • Penderita penyakit kronis
  • Pekerja medis

Selain hal tersebut di atas Moms dapat menjaga daya tahan tubuh si kecil supaya tidak mudah terserang flu. Perhatikan asupan makanannya, tidur dan istirahat yang cukup, serta sebisa mungkin jauhkan si kecil dari penderita flu, jika perlu berikn suplemen atau vitamin sebagai booster untuk kekebalan tubuhnya. Semoga si kecil sehat selalu ya Moms..

http://www.alodokter.com/flu

http://balitapedia.com/cara-tepat-mengatasi-serangan-flu-pada-anak-balita-di-rumah/729

http://www.alodokter.com/vaksin-influenza-kenali-manfaat-hingga-efek-sampingnya

Artikel Untuk Bunda Lainnya

Minyak Telon

Minyak Telon

Minyak Telon

Minyak Telon

Minyak Telon

Minyak Telon

Minyak Telon

Minyak Kayu Putih

Minyak Kayu Putih

Minyak Kayu Putih

Minyak Kayu Putih

Minyak Kayu Putih

Minyak Kayu Putih

Minyak Kayu Putih

Telon Lang Plus

Telon Lang Plus

Telon Lang Plus

Telon Lang Plus

Telon Lang Plus

Telon Lang Plus

Telon Lang Plus

Dipercaya Ibu

Dipercaya Ibu

Dipercaya Ibu

Dipercaya Ibu

Dipercaya Ibu

Dipercaya Ibu

Dipercaya Ibu

Dipercaya Ibu

Perlindungan 12 Jam

Perlindungan 12 Jam

Perlindungan 12 Jam

Perlindungan 12 Jam

Perlindungan 12 Jam

Perlindungan 12 Jam

Perlindungan 12 Jam

Menghangatkan Tubuh Bayi

Menghangatkan Tubuh Bayi

Menghangatkan Tubuh Bayi

Menghangatkan Tubuh Bayi

Menghangatkan Tubuh Bayi

Menghangatkan Tubuh Bayi

Menghangatkan Tubuh Bayi

Menghangatkan Tubuh Bayi

Kembali