LOADING

100%

BEDONG BAYI, PERLU ATAU TIDAK?

Jan 8, 2018

Moms tentunya tidak asing bukan dengan istilah bedong bayi? Bedong bayi adalah istilah yang digunakan di Indonesia untuk membungkus bayi dengan kain. Kain yang digunakan juga disebut dengan kain bedong. Biasanya, untuk Moms yang baru melahirkan, sepulang dari rumah sakit akan diajarkan terlebih dahulu bagaimana cara membedong bayi. Terutama untuk Moms yang baru melahirkan anak pertama, pasti masih awam bagaimana cara membedong bayi dengan tepat.

Sebenarnya apakah manfaat dari membedong bayi? Kebiasaan tersebut sudah berlangsung turun temurun sejak dulu. Adapun tujuannya adalah supaya bayi merasa hangat dan aman, dan bedong pun berguna untuk menenangkan si kecil ketika dia menerima rangsangan yang berlebihan. Sudah menjadi kebiasaan bahwa setiap bayi yang baru lahir dibedong hingga usia beberapa bulan. Bedong konon dipercaya dapat membantu meluruskan kaki bayi yang ketika lahir cenderung dalam posisi ditekuk seperti kaki katak, walaupun ini hanyalah mitos.

Untuk membedong bayi, Moms mesti memperhatikan beberapa hal berikut :

  1. Perhatikan kondisi bayi. Jangan melakukannya ketika dia sedang lapar misalnya, atau masih basah setelah mandi, ataupun ketika ia sedang lelah
  2. Jangan membedong terlalu kencang, dengan memaksa kaki bayi agar lurus, karena praktek seperti ini akan merusak sendi lututnya dan juga bisa menyebabkan displasia pangkal paha (hip dysplasia). Untuk mencegahnya, pastikan Moms memberi  ruang yang cukup pada bagian bawah bedong (bagian kaki), sehingga bayi tetap bisa menekuk lututnya
  3. Jika cuacanya dingin, Moms  boleh memakaikan baju dan celana panjang kepada si kecil sebelum ia dibedong. Namun jika cuaca sedang panas, pastikan ia hanya memakai kaos singlet dan celana pendek. Kalau tidak, ia akan sangat kepanasan
  4. Jangan sampai kain bedong menutupi daerah wajah bayi.
  5. Ketika bayi tertidur dengan dibedong, sebaiknya dibuat sedemikian rupa sehingga sekelilingnya merupakan udara bebas dan tidak tertutup, agar ia memperoleh cukup udara dan tidak merasa kepanasan.

Cara yang salah dalam membedong bayi, dapat mengakibatkan hal-hal berikut :

  1. Displasia panggul

Pastikan Moms untuk tidak membedong bayi terlalu erat karena dikhawatirkan dapat berdampak kepada perkembangan dan pergerakannya di kemudian hari. Ketika membedong buah hati, berikan ruang gerak pada kakinya agar panggulnya bisa bergerak bebas, seperti menggerakkan kaki naik dan turun.

Jika bedong terlalu ketat dengan kaki yang dirapatkan dan diluruskan, ada kemungkinan bayi mengalami masalah dengan panggul, seperti kondisi displasia panggul, yaitu ketika tulang-tulang sendi panggul tidak sejajar satu sama lain. Bila hal ini sampai terjadi, sendi panggul dapat sulit untuk berfungsi dengan baik. Ini karena ketika di dalam rahim, kaki bayi berada dalam posisi bengkok dan menyilang satu sama lain sehingga bila Moms memaksanya untuk lurus secara ketat, maka sendi-sendinya dapat mengalami dislokasi dan akhirnya merusak tulang rawan.

  1. Infeksi pernapasan

Membedong bayi terlalu ketat juga bisa membuat si kecil berisiko kepanasan dan mengalami infeksi pernapasan. Moms harus memastikan supaya si kecil tidak merasa panas di malam hari. Selain itu, pilih bedong dari kain katun tipis agar bayi tidak gerah.

  1. Sindrom kematian mendadak pada bayi (SIDS)

SIDS adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan bayi yang berusia di bawah satu tahun dan terlihat sehat, tiba-tiba meninggal dunia tanpa diketahui penyebabnya. SIDS sering terjadi saat bayi sedang tidur. Risiko SIDS tampak meningkat pada bayi yang dibedong lalu ditempatkan pada posisi telungkup atau menyamping, Menurut sebuah penelitian, SIDS juga bisa terjadi bila bedong bayi terlalu longgar sehingga kain berisiko bergeser dan menutupi mulut serta hidung bayi.

Berikut adalah teknik membedong bayi yang tepat :

  • Bentangkan kain bedong, lalu lipat sedikit pada salah satu sudutnya. Letakkan bayi di atas kain bedong dengan posisi kepala di tepi sudut yang dilipat. Sambil memegang bayi Anda, bawalah salah satu sisi kain ke tubuhnya, boleh sisi kanan atau kiri terlebih dahulu, lalu selipkan di bawah tubuhnya.
  • Tutupi kakinya dengan melipat sisi bawah kain bedong ke atas. Pastikan ada ruang untuk kakinya.
  • Bawalah sisi lain kain ke tubuh bayi lalu selipkan hingga menyisakan leher dan kepalanya yang tidak terbungkus kain.
  • Setelah bayi dibedong, pastikan untuk menerapkan kebiasaan tidur aman yang mencakup meletakkan bayi dalam posisi telentang.
  • Sebagian bayi ada yang lebih menyukai lengannya terbebas dari bedong. Jika si kecil lebih menyukai seperti ini, cukup ikuti petunjuk membedong seperti di atas, tapi selipkan tiap sudut selimut di bawah ketiaknya, bukan di atas bahunya agar tangannya terbebas dari kain bedong.

Selain dengan membedong bayi, Moms juga dapat memberikan kehangatan kepada si kecil dengan mengoleskan Telon Lang atau Telon Lang Plus setelah mandi atau menjelang tidur. Kehangatan Telon Lang Plus membuat tidur bayi menjadi lebih nyenyak dan terhindar dari gigitan nyamuk selama 10 jam.

http://www.alodokter.com/hati-hati-inilah-bahayanya-membedong-bayi

https://id.theasianparent.com/apakah-bedong-berdampak-negatif/

http://www.tipsbayi.com/bedong-bayi-manfaat-dan-cara-membedong-yang-baik.html

 

 

Artikel Untuk Bunda Lainnya

Minyak Telon

Minyak Telon

Minyak Telon

Minyak Telon

Minyak Telon

Minyak Telon

Minyak Telon

Minyak Kayu Putih

Minyak Kayu Putih

Minyak Kayu Putih

Minyak Kayu Putih

Minyak Kayu Putih

Minyak Kayu Putih

Minyak Kayu Putih

Telon Lang Plus

Telon Lang Plus

Telon Lang Plus

Telon Lang Plus

Telon Lang Plus

Telon Lang Plus

Telon Lang Plus

Dipercaya Ibu

Dipercaya Ibu

Dipercaya Ibu

Dipercaya Ibu

Dipercaya Ibu

Dipercaya Ibu

Dipercaya Ibu

Dipercaya Ibu

Perlindungan 12 Jam

Perlindungan 12 Jam

Perlindungan 12 Jam

Perlindungan 12 Jam

Perlindungan 12 Jam

Perlindungan 12 Jam

Perlindungan 12 Jam

Menghangatkan Tubuh Bayi

Menghangatkan Tubuh Bayi

Menghangatkan Tubuh Bayi

Menghangatkan Tubuh Bayi

Menghangatkan Tubuh Bayi

Menghangatkan Tubuh Bayi

Menghangatkan Tubuh Bayi

Menghangatkan Tubuh Bayi

Kembali